Rabu, 10 Juni 2026

BUMDes Sinar Wa Ete Kembangkan Usaha Ayam Potong, Siap Dukung Program Makan Bergizi Gratis di Tongkuno

 



Matano Oe, Tongkuno – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sinar Wa Ete Desa Matano Oe, Kecamatan Tongkuno, terus menunjukkan perkembangan positif melalui usaha peternakan ayam potong yang menjadi salah satu program unggulan desa di bidang ketahanan pangan.

Usaha ayam potong tersebut mulai dirintis pada tahun 2025 seiring dengan kebijakan pemerintah yang mengamanatkan penggunaan minimal 20 persen Dana Desa untuk program ketahanan pangan yang dikelola melalui BUMDes. Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Pemerintah Desa Matano Oe mengucurkan dana penyertaan modal sebesar Rp184 juta kepada BUMDes Sinar Wa Ete.

Dana tersebut dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan usaha, mulai dari pembangunan kandang, pembelian bibit ayam, pengadaan obat-obatan, biaya operasional pemeliharaan, hingga penyediaan sarana dan prasarana pendukung lainnya.

Kini, setelah berjalan kurang lebih enam bulan, usaha peternakan ayam potong tersebut mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. BUMDes Sinar Wa Ete telah mampu melakukan produksi sebanyak dua kali dalam sebulan. Dalam setiap siklus produksi, jumlah ayam yang dipanen berkisar antara 350 hingga 390 ekor dari total bibit awal sebanyak 400 ekor.

Kepala Desa Matano Oe, Amin, SP, menilai usaha peternakan ayam potong ini memiliki prospek yang sangat menjanjikan. Menurutnya, selain meningkatkan ketahanan pangan desa, usaha tersebut juga berpotensi menjadi pemasok kebutuhan pangan untuk program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Tongkuno.

"Usaha BUMDes ternak ayam potong ini sangat potensial untuk terus dikembangkan. Selain mendukung ketahanan pangan desa, usaha ini juga dapat memenuhi kebutuhan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis, khususnya di Kecamatan Tongkuno dan Desa Matano Oe," ujar Amin.

Sementara itu, Ketua BUMDes Sinar Wa Ete, La Ode Mohamat Restu, mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan usaha peternakan ayam potong agar dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi desa.

"Ke depan kami akan terus mengembangkan usaha ini secara maksimal agar memperoleh keuntungan yang lebih besar. Dengan meningkatnya keuntungan, kesejahteraan pengurus dapat meningkat dan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes) juga semakin besar," katanya.

Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang selama ini berperan aktif dalam perkembangan usaha tersebut, terutama Pendamping Desa Kecamatan Tongkuno, Sawaluddi, ST, yang dinilai selalu memberikan motivasi, pendampingan, serta bimbingan kepada pengurus BUMDes.

"Keberhasilan usaha ini tidak lepas dari peran aktif Pendamping Desa Kecamatan Tongkuno yang terus memberikan motivasi dan bimbingan kepada kami," tambahnya.

Baik Pemerintah Desa Matano Oe maupun pengurus BUMDes berharap usaha peternakan ayam potong ini dapat terus berkembang, meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan desa, membuka peluang ekonomi masyarakat, serta menjadi salah satu sumber pendapatan desa yang berkelanjutan di masa mendatang.

Dengan perkembangan yang telah dicapai dalam waktu relatif singkat, BUMDes Sinar Wa Ete menjadi contoh bagaimana pengelolaan Dana Desa yang tepat sasaran dapat mendorong lahirnya usaha produktif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan desa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bimtek Media dan Informasi Desa Tingkat Kecamatan Tongkuno Tingkatkan Kapasitas Calon Wartawan Desa

  Tongkuno, 11 Juni 2026 – Upaya memperkuat transparansi dan penyebarluasan informasi desa terus dilakukan melalui kegiatan Bimbingan Tekni...